Ini baru namanya “The Dream Team”!
(via hanakochan)
Source: yasir-arafat
Kalau kamu terus sok pamer seperti itu, aku tak segan untuk menjauh. Dan sudah aku lakukan kemarin.–
temen bikin rewel.
Full image link →
Dari gue
hahaha yeah~
Source: fuckyeahmahasiswa
Dear Neptunus..
Aku mencintainya..
Di depannya aku menjadi diriku sendiri
Seperti airmu yang selalu membawa semua pesanku
Dia pun begitu.. Membuatku hanyut oleh sorot matanya
Membuatku lupa oleh kesedihan rasanya sampai aku tak bisa katakan apa-apa padanya… Bahkan untuk sekedar bilang rindu atau butuh…
Banyak yang nggak ngerti lalu terluka dan saling menyalahkan
Karena itu aku takut berbicara tentang hati
Maka kutuliskan saja lalu kusimpan dan ku kirimkan ke..entah kemana…
Perahu Kertas The Movie 2012
(via rahmaputri)
Source: nisahci
Full image link →
Harper Seven, daughter of David Beckham. かわいい~ \(^▽^)/
Paling tentram memang offline dari social network (つ^□^)/§
Memang yang paling bisa diapa-apain! ;)
Source: otakulei
I FAILLED in some subjects in exam, but my friend PASSED in all. Now he’s an engineer in Microsoft and I’m the owner.–
Bill Gates
(via magic-spelldust)
Source: ardentfelicity
Hal yang paling menyenangkan dan gratis di dunia ini adalah bermimpi. Ya, bermimpi ingin jadi ini, itu, atau yang itu. Bermimpi ingin punya itu, itu, atau yang ini. Saya pun begitu. Terkadang bermimpi jadi intrepreter padahal bercakap-cakap menggunakan bahasa Jepang pun masih terbata, ingin jadi pelukis namun baru berhasil membuat sebuah lukisan yang enak dipandang, ingin jadi chef tapi masakpun tidak sejago itu, atau ingin punya bisnis tapi ga punya basic. Yang penting bisa membahagiakan orang tua dan jadi orang yang berguna. Tapi nampaknya hal itu terlalu umum. Toh harus ada yang dilakukan supaya hal itu tercapai. Saya baru sadar ternyata kesempatan itu begitu banyak namun saya belum bisa mencobanya karena terhalang oleh ini itu, salah satunya IPK saya yang naik turun kayak ombak atau karena ada beberapa nilai yang harus diperbaiki. Ah, nilai! Kenapa cuma gara-gara satu nilai! Apa semuanya tergantung nilai? Apa masa depan pun tergantung nilai?! Kalau begini jadi merasa kesal pada jurusan yang saya ambil. Ah kenapa sih jadi terjebak di jurusan ini?! Kan mempelajari bahasa dan budaya negara lain tidak semudah itu! Berjuta-juta kali saya harus meyakinkan diri bahwa ini tidak seburuk kelihatannya bahkan pada akhirnya banyak manfaat yang bisa saya rasakan :)
Mulai sekarang saya berusaha untuk menangkap kesempatan-kesempatan itu. Entah kesempatan itu membawa senyuman atau tidak yang penting saya sudah mencobanya. Semoga Allah memberikan cara yang terbaik. Semoga kesempatan itu akan datang lagi..Karena saya sangsi akan kata-kata ‘kesempatan hanya datang satu kali’.
Amin~ ♪(^▽^)♪♪